.

Prof. Balthasar Kambuaya,MBA berkunjung ke SMAN 5 Denpasar

E-mail Print PDF

Atas apresiasi positifnya, Meneg Balthasar langsung menginstruksikan stafnya untuk memberikan bantuan alat pengolah limbah anorganik seperti yang diminta guru lingkungan di sekolah ini, A.A. Dalem Mahendra. Bahkan, Meneg berjanji memberi perhatian khusus kepada Smanela.

Meneg juga beterima kasih kepada Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang peduli dengan lingkungan, termasuk memiliki sekolah berkualitas seperti SMAN 5 Denpasar. Meneg juga terkejut mendapat penjelasan bahwa aneka karya siswa itu dari bahan limbah yang diolah menjadi bahan berguna. Bahkan, siswa Smanela memaparkan hasil ciptaannya berupa alat pembersih air limbah menjadi air sehat.

Meneg juga melihat siswa memanfaatkan sisa sabun bekas, barong dari bahan limbah, batako dari styrepoarm dan kaleng ramah lingkungan. Siswa Smanela juga menghasilkan makanan dan minuman dari limbah, di antaranya sirup kulit manggis, susu biji durian, kecap air kelapa dan bergedel dari kulit pisang. Meneg pun langsung menyarankan siswa Smanela segera mematenkan hak ciptanya agar diakui dunia internsional.

Kasek Nyoman Winata, M.Hum. menjelaskan, Bahwa salah seorang Guru kimia SMAN 5 Denpasar ( Anak Agung Rai Miyati Spd.,Mpd ) telah menenukan alat penjernih air dan membina siswa untuk membuat alat tersebut dan sudah di manfaatkan oleh 10 KK di Banjar Pitik Desa Pedungan Denpasar Bali. Dengan demikian, sekolah berperan menyejahterakan masyarakat lewat teknologi tepat guna. Didampingi para Wakasek Drs. Wayan Subamia, Drs. Gede Sandhi, Drs. Made Arsana dan I Made Adiyasa, S.Pd., Winata merasa optimis sekolah yang berstatus RSBI ini akan menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan pendidikan lingkungan. Prestasi ini makin lengkap kalau meraih Asia Adiwiyata School.

Disebutkannya, siswanya juga menjadi duta Indonesia pada Remaja Peduli Lingkungan di Denmark, Smanela dipakai basis APEC Learners Community Builders. Smanela juga meraih juara sekolah sehat dan lomba UKS di tingkat Nasional. Sementara soal membiaskan Adi Wiyata, Winata mengatakan sudah dilakukan kepada sejumlah sekolah di Denpasar dan luar Bali yang melakukan studi banding lingkungan ke Smanela. Bahkan, juga diimbaskan ke Pangkal Pinang dan Tarakan.


Copyrigt @ 2007 SMA Negeri 5 Denpasar- All rights reserved
Design & Web Development by satugiga.com